Daftar Destinasi Wisata Canyoneering Seru di Indonesia

Daftar Destinasi Wisata Canyoneering Seru di Indonesia

Daftar Destinasi Wisata Canyoneering Seru di Indonesia – Canyoneering atau biasa di sebut juga dengan canyoning merupakan aktivitas menjelajahi sungai dan air terjun yang bisa di bilang cukup ekstrem. Nantinya orang yang melakukan canyoneering bukan hanya menyusuri aliran sungai dengan berjalan biasa. Namun turund ari tebing atau air terjun dengan teknik rappeling menggunakan tali. Di Indonesia, tempat alam terbuka yang cocok untuk melakukan aktivitas canyoneering antara lain Bali, Jawa Barat, Jawa Timur hingga Sulawesi. Dengan melakukan Canyoneering kamu bisa melihat sisi lain dari alam Indonesia.

1. Gitgit Waterfall Bali

Air Terjun Gitgit di kawasan Buleleng Bali ini merupakan spot terbaik melakukan canyoneering di Pulau Dewata. Untuk ketinggian air terjunnya berkisar 35 meter dengan aliran air yang cukup deras, Air Terjun ini berada di tengah hutan tropis sehingga kamu bisa melakukan rappeling dan menyaksikan pepohonan rindang di sekitarnya. Suasanya begitu sejuk dengan gemuruh air yang kencang membuat pengalaman canyoneering akan terasa semakin menegangkan. Di sini pengunjung akan mendapatkan pendampingan penuh dari instruktur yang berpengalaman. Selain itu jalur untuk tempat canyoneeringnya cukup jelas dengan area kolam alami di bawahnya sehingga cocok untuk berenang setelah turun tebing atau rappeling.

2. Sambangan Secret Garden Bali

Sambangan di kenal sebagai Secret Garden karena memiliki deretan air terjun indah yang letaknya berdekatan. Lokasi ini cocok untuk canyoneering karena jalurnya sangat bervariasi mulai dari meluncur di bebatuan licin, melompat dari ketinggian hingga 10 meter sampai rappelling di air terjun setinggi 20-25 meter. Keindahan alamnya begitu memukau dengan hutan tropis lebat, aliran sungai jernih dan udara pegunungan yang segar. Nuansa hidden paradise membuat setiap aktivitas terasa seperti penjelejahan pribadi di alam liar. Tingkat kesulitan Sambangan jauh lebih menantang di bandingkan Gitgit karena memiliki jalur yang panjang serta beberapa air terjunnya butuh keterampilan khusus untuk melakukan rappeling.

Baca Juga : Tempat Wisata Terbaik di Korea Selatan

3. Citumang River Pengandaran

Berikutnya, ada Citumang River di Pengandaran, Jawa Barat yang punya area canyoneering dengan perpaduan antara aliran sungai, goa dan air terjun dalam satu jalur sekaligus. Kamu akan menyaksikan sungai yang cantik dengan warna air biru kehijauan. Serta tebing-tebing batu kapur yang begitu eksotis. Nantinya pengunjung harus melalui jalur trekking terlebih dahulu untuk menyusuri sungai, lalu melompat dari tebing rendah ke kolam alami. Kemudian melakukan rappeling di dinding batu yang di aliri air. Meski terkesan ekstrem, namun nyatanya medan area di Citumang River cenderung ramah untuk para pemula.

4. Curug Ngelay Bogor

Untuk kamu yang berada di kota Bogor. Kamu bisa mencoba aktivitas canyoneering di Curug Ngelay. Panoramanya benar-benar asri dengan medan skala kecil hingga menengah. Meski tebing air terjun tidak terlalu tinggi, aliran airnya cukup deras. Kamu akan merasakan suasana yang begitu menenangkan dengan udara sejuk khas pegunungan sehingga membuat jalur untuk trekking dan canyoneering akan sangat berkesan.

5. Curug Malela Bandung

Salah stau curug populer di kawasan Bandung yang cocok untuk aktivitas canyoneering adalah Curug Malela atau biasa di juluki Niagara Mini karena air terjunnya begitu lebar dengan tinggi sekitar 60 meter. Kamu akan menyaksikan tebing-tebing menjulang tinggi dengan pemandangan air terjun yang deras dan memukau. Di sekitarnya banyak perbukitan hijau dan persawahan hingga area trekking akan terasa menantang sekaligus menyenangkan. Namun perlu di ingat bahwa tingkat kesulitan untuk canyoneering di sini cukup tinggi sehingga area trekkin akan terasa menantang sekaligus menyenangkan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *